Quran itu merupakan ktab suci yang penuh atau banyak sekali hikmahnya.
Nabi Muhammad SAW Diutus sebagai Rasul Tuhan agar membimbing manusia kejalan yang benar. Quran itu merupakan wahyu yang membawa peringatan.
Gambaran orang yang tidak beriman ialah seperti orang yang lehernya dibelenggu, dikunci di depan dan di belakangnya sehingga tidak dapat melihat
Al-Quran itu sebagai suatu peringatan, suatu seruan. Dan Peringatan itu hanya untuk orang-orang yang takut kepada Allah.
Al-Quran juga merupakan suatu kabar gembira bagi orang-orang yang percaya.
Orang kafir menuduh bahwa kalau mereka mendapat musibah adalah karena adanya rasul-rasul itu, akan tetapi dijawab bahwa musibah itu karena kesalahan mereka sendiri.
Ketika dialog sedang berlangsung datang seseorang yang berlari-lari menyeru agar mereka yang belum percaya supaya percaya kepada para utusan itu karena mereka itu orang yang mendapat Petunjuk Tuhan, dan tidak minta bayaran kepada mereka atas petunjuk itu, dan balasan itu hanya mereka harapkan dari Tuhan.
Orang-orang yang beriman yang mendahului mereka berkata bahwa alangkah baiknya apabila orang-orang yang belum beriman itu tahu mengapa mereka yang beriman Diampuni Tuhan, dan mengetahui juga apa sebabnya mereka yang beriman Dimuliakan oleh Tuhan. Karena selama ini rasul-rasul selalu mereka perolok-olokkan.
Tanda-tanda Kekuasaan Tuhan ialah pergantian siang dan malam, matahari yang selalu beredar ditempat peredarannya.
Tanda-tanda Kebesaran Tuhan ialah bagaimana mereka dapat diangkut dalam suatu bahtera yang Diciptakan untuk mereka, dan binatang-bintang yang bisa mereka pergunakan untuk sarana angkutan atau kendaraan, dapat juga digunakan untuk bersenang-senang.
Kelak tangan kita bisa menjadi saksi atas apa yang kita telah perbuat di dunia.
Dalam surat ini juga Dijelaskan bahwa nabi Muhammad SAW itu bukan seorang penyair, dan jabatan penyair itu juga Dinyatakan tidak pantas untuk seorang nabi.
Juga Dijelaskan bahwa kalau Tuhan Menginginkan sesuatu hanyalah dengan berkata: atau Berfirman "Jadi!", maka Jadilah.
http://ke37ashshafaas.blogspot.com
Gambaran orang yang tidak beriman ialah seperti orang yang lehernya dibelenggu, dikunci di depan dan di belakangnya sehingga tidak dapat melihat
Al-Quran itu sebagai suatu peringatan, suatu seruan. Dan Peringatan itu hanya untuk orang-orang yang takut kepada Allah.
Al-Quran juga merupakan suatu kabar gembira bagi orang-orang yang percaya.
Orang kafir menuduh bahwa kalau mereka mendapat musibah adalah karena adanya rasul-rasul itu, akan tetapi dijawab bahwa musibah itu karena kesalahan mereka sendiri.
Ketika dialog sedang berlangsung datang seseorang yang berlari-lari menyeru agar mereka yang belum percaya supaya percaya kepada para utusan itu karena mereka itu orang yang mendapat Petunjuk Tuhan, dan tidak minta bayaran kepada mereka atas petunjuk itu, dan balasan itu hanya mereka harapkan dari Tuhan.
Orang-orang yang beriman yang mendahului mereka berkata bahwa alangkah baiknya apabila orang-orang yang belum beriman itu tahu mengapa mereka yang beriman Diampuni Tuhan, dan mengetahui juga apa sebabnya mereka yang beriman Dimuliakan oleh Tuhan. Karena selama ini rasul-rasul selalu mereka perolok-olokkan.
Tanda-tanda Kekuasaan Tuhan ialah pergantian siang dan malam, matahari yang selalu beredar ditempat peredarannya.
Tanda-tanda Kebesaran Tuhan ialah bagaimana mereka dapat diangkut dalam suatu bahtera yang Diciptakan untuk mereka, dan binatang-bintang yang bisa mereka pergunakan untuk sarana angkutan atau kendaraan, dapat juga digunakan untuk bersenang-senang.
Kelak tangan kita bisa menjadi saksi atas apa yang kita telah perbuat di dunia.
Dalam surat ini juga Dijelaskan bahwa nabi Muhammad SAW itu bukan seorang penyair, dan jabatan penyair itu juga Dinyatakan tidak pantas untuk seorang nabi.
Juga Dijelaskan bahwa kalau Tuhan Menginginkan sesuatu hanyalah dengan berkata: atau Berfirman "Jadi!", maka Jadilah.
http://ke37ashshafaas.blogspot.com
